Bojonegoro – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Kapas turut hadir dalam Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI sekaligus Pembukaan Temu Gladi Palang Merah Remaja (PMR) III Se-Bojonegoro Tahun 2026 yang digelar di halaman GOR Sekolah Model Terpadu, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kemanusiaan sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda melalui pembinaan kepalangmerahan.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah selaku pembina apel, dan diikuti sebanyak 901 peserta dari berbagai unsur kepalangmerahan di Kabupaten Bojonegoro, termasuk PMI Kecamatan Kapas.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memberikan apresiasi kepada para anggota PMR yang selama ini telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
“Berdedikasi itu tujuannya tulus ikhlas untuk menolong. Ini menjadi dedikasi anak-anak, di dalam hatinya punya keikhlasan. Ini sejatinya adalah menjadi Palang Merah Bojonegoro yang sejati,” ujar Nurul Azizah.
Menurutnya, anggota PMR memiliki peran strategis sebagai bagian dari generasi muda yang dapat mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan dan kesehatan di Kabupaten Bojonegoro.
Program pembinaan PMR juga dapat diarahkan pada berbagai bidang, seperti kesehatan remaja, dukungan kesehatan reproduksi, kebencanaan, hingga kegiatan donor darah.
Ketua PMI Kecamatan Kapas, Agus Setia Rega, yang akrab disapa Rega, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-81 PMI menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen seluruh relawan dan insan kepalangmerahan dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Menurutnya, semangat kemanusiaan perlu ditanamkan sejak usia remaja agar menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap momentum HUT ke-81 PMI ini tidak hanya menjadi sebuah peringatan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat menolong sesama. Anak-anak PMR adalah generasi penerus gerakan kemanusiaan yang perlu terus dibina dan diberikan ruang untuk belajar serta berkontribusi,” ujar Rega setelah mengikuti apel.
Rega menilai kegiatan Temu Gladi PMR memiliki nilai penting karena memberikan kesempatan kepada anggota PMR untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, sekaligus membangun karakter kepalangmerahan.
“Harapan kami, melalui Temu Gladi ini anggota PMR semakin terampil, disiplin, percaya diri, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Tidak hanya memahami teori kepalangmerahan, tetapi juga mampu menerapkannya ketika berada di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa PMI Kecamatan Kapas akan terus mendukung kegiatan pembinaan generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat keberadaan PMI di tengah masyarakat.
“PMI Kecamatan Kapas berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial, kemanusiaan, donor darah, kebencanaan, serta pembinaan PMR. Kami ingin semangat kemanusiaan ini terus tumbuh dari generasi ke generasi, dimulai dari hal-hal sederhana seperti peduli, membantu, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ungkap Rega.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, menjelaskan bahwa Temu Gladi PMR III Tahun 2026 merupakan kegiatan ketiga yang dilaksanakan bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT PMI.
Kegiatan tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus evaluasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap anggota PMR sehingga mampu membentuk karakter kepalangmerahan.
“Temu Gladi ini menjadi salah satu evaluasi pembinaan PMR dan merupakan wadah untuk mengembangkan kapasitas PMR,” terang Ninik.
Melalui kegiatan tersebut, anggota PMR diharapkan mampu menjalankan perannya sebagai model dan penggerak bagi teman sebaya. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana evaluasi terhadap proses pembinaan PMR, termasuk pelaksanaan Tri Bakti PMR.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI Kabupaten Bojonegoro juga diisi dengan kegiatan bakti sosial serta pemberian penghargaan kepada pendonor darah pemula dan pendonor darah pembina PMR.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kepedulian para pendonor dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi PMI Kecamatan Kapas, momentum HUT ke-81 PMI dan Temu Gladi PMR III Tahun 2026 diharapkan semakin memperkuat sinergi antara PMI, sekolah, PMR, relawan, dan masyarakat dalam membangun budaya kemanusiaan di Kabupaten Bojonegoro.
Semangat “Menolong dengan tulus, bergerak bersama, dan peduli kepada sesama” diharapkan tidak berhenti dalam kegiatan seremonial, tetapi terus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.


